Pemerintah Sediakan 595 Tiket Bus Gratis untuk Mudik di Aceh - Pos Nusantara

Breaking

Jumat, 21 Maret 2025

Pemerintah Sediakan 595 Tiket Bus Gratis untuk Mudik di Aceh

 


POSNUSANTARA - Sekretaris Dinas Perhubungan Aceh Teuku Rizki Fadhil mengatakan pihaknya menyediakan 595 tiket bus gratis untuk mudik Idul Fitri 2025. Dishub juga menyediakan 595 tiket gratis untuk balik dari mudik. 


“Kuota mudik gratis angkutan darat sangat tergantung pada dukungan stakeholder yaitu BUMN, BUMD dan pihak swasta. Sampai saat ini kuota berjumlah 595 orang untuk arus mudik dan 595 orang untuk arus balik,” kata Rizki pada Kamis, 20 Maret 2025.


Menurut Rizki, mudik gratis melayani 16 rute yakni keberangkatan dari Banda Aceh-Bireuen, Banda Aceh-Lhokseumawe, Banda Aceh-Peureulak, Banda Aceh-Lhoksukon, Banda Aceh-Langsa, Banda Aceh-Kuala Simpang.


Kemudian Banda Aceh-Bener Meriah, Banda Aceh-Takengon, Banda Aceh-Blangkejeren -Kuta Cane, Banda Aceh-Meulaboh, Banda Aceh-Sp. Peut Jeuram, Banda Aceh-Blang Pidie, Banda Aceh-Tapak Tuan, Banda Aceh-Subulussalam, Banda Aceh-Rimo Singkil dan Banda Aceh-Medan.


Untuk yang ingin mendapatkan tiket gratis tersebut, kata Rizki, bisa mendaftaran diri mulai hari ini 20 hingga 23 Maret 2025, melalui situs bit.ly/mudikbersamaaceh2025, validasi ulang akan dilakukan pada 24 Maret 2025. Keberangkatan dilakukan pada 27-28 Maret 2025 di terminat tipe A Batoh. 


“Untuk jumlah pemudik masih flexibel, kita saat ini masih memverifikasi data pendaftar yang telah masuk,” kata dia. 


Adapun langkah yang telah dilakukan Dishub Aceh untuk memastikan mudik lebaran berjalan lancar, kata Rizky, yaitu melakukan survey mudik untuk menghitung pemudik dan ⁠menyurati stakeholder terkait.


Dishub Aceh juga melakukan ramp check kendaraan angkutan umum AKDP Provinsi (AKDP) untuk memastikan armada yang digunakan dalam kondisi aman dan layak. Pemantauan lebih lanjut juga dilakukan dengan monitoring dan evaluasi (Monev) di terminal tipe B dan pelabuhan penyeberangan di seluruh wilayah Aceh guna memastikan kesiapan petugas serta infrastruktur yang mendukung.


Selain itu, untuk memperlancar koordinasi antar daerah, Dishub Aceh telah menggelar rapat koordinasi (rakor) dengan Kepala Dishub Kabupaten/Kota se-Aceh. Langkah ini bertujuan untuk memastikan sinkronisasi antara kebijakan di tingkat provinsi dan kabupaten/kota dalam menangani arus mudik.


“Dishub Aceh juga akan membuka posko terpadu yang dimulai dari 21 Maret hingga 11 April 2025, sebagai pusat koordinasi dan pemantauan arus mudik,” kata Rizky. (**)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar